Syarat & Ketentuan Donor Darah

Unit Transfusi Darah — RS Cipto Mangunkusumo (RSCM)

Unduh PDF
01

Syarat Donor Darah

1

Sehat jasmani dan rohani. Calon donor tidak tampak sakit, tidak dalam pengaruh obat-obatan (antibiotik, golongan narkotik dan alkohol), serta tidak menderita sejumlah penyakit seperti penyakit jantung, paru-paru, hati, ginjal, kencing manis, penyakit darah, dan gangguan pembekuan darah, epilepsi, kanker atau penyakit kulit kronis.

2

Suhu tubuh calon donor tidak lebih dari 37°C.

3

Denyut nadi berkisar antara 60-100×/menit, teratur tanpa denyut patologis.

4

Tekanan darah sistolik antara 100-160 mmHg dan diastolik antara 60-100 mmHg.

5

Rentang usia calon donor adalah 17-60 tahun. Bila calon donor rutin menyumbangkan darah, maka batas maksimal usia calon donor adalah 65 tahun, dengan interval maksimal 2× pertahun.

6

Berat badan minimal 47 kg.

7

Kadar hemoglobin yang diizinkan: perempuan 12.5-15 g/dL; laki-laki 13-17 g/dL.

8

Calon donor yang tengah haid, hamil, dan menyusui tidak diperkenankan menyumbangkan darahnya. Calon donor dapat menyumbangkan darah 6 bulan setelah melahirkan atau 3 bulan setelah berhenti menyusui.

9

Jika calon donor melakukan bekam/fashdu, maka baru diperkenankan menyumbangkan darah 6 bulan sejak terakhir bekam/fashdu.

10

Calon donor tidak boleh menyumbangkan darahnya dalam waktu 12 bulan setelah mendapat transfusi darah.

11

Bagi pria yang pernah berdonor darah, maka baru bisa berdonor darah kembali minimal 2 bulan setelah donor darah terakhir. Bagi wanita yang pernah berdonor darah, maka baru bisa berdonor darah kembali minimal 2,5 bulan setelah donor darah terakhir.

12

Riwayat Imunisasi dan Vaksinasi: Calon donor yang baru saja mendapat imunisasi toksoid, virus yang dimatikan, vaksin bakteri, dan riketsia dapat menyumbangkan darahnya hanya jika fisik tidak demam dan tidak menunjukkan gejala penyakit. Termasuk di dalam golongan ini adalah mereka yang mendapat imunisasi terhadap penyakit Hepatitis A, Hepatitis B, dan Tetanus.

13

Riwayat Operasi: Bagi calon donor yang pernah menjalani tindakan operasi, ia dapat menyumbangkan darahnya dengan interval waktu: 3 hari setelah tindakan pencabutan gigi, 2 bulan setelah menjalani operasi kecil, 6 bulan setelah menjalani operasi besar.

14

Riwayat Pengobatan: Calon donor yang memiliki riwayat pengobatan, ia dapat menyumbangkan darahnya dengan interval waktu: 3 hari setelah meminum obat-obatan yang mengandung Aspirin dan Piroxicam, 12 bulan setelah selesai pengobatan terhadap penyakit Syphilis dan Gonorhoe.

02

Persiapan Donor Darah

Tidur Cukup

Tidur minimal 5 jam sebelum menyumbangkan darah.

Makan Terlebih Dahulu

Dianjurkan konsumsi makanan 3-4 jam sebelum menyumbangkan darah. Jangan dalam keadaan perut kosong.

Perbanyak Minum

Minum air mineral lebih banyak dari biasanya pada hari mendonorkan darah (paling sedikit 3 gelas).

03

Pemulihan Setelah Donor Darah

1

Istirahat Sejenak

Setelah menyumbangkan darah, donor beristirahat selama minimal 10 menit sambil menikmati makanan yang disediakan untuk donor, sebelum kembali beraktivitas.

2

Kembali Beraktivitas

Donor dapat kembali bekerja setelah mendonorkan darah dan insyaa Allah tidak berbahaya untuk kesehatan.

3

Hindari Beban Berat

Untuk menghindari bengkak di lokasi bekas tusukan jarum donor, hindari mengangkat benda berat selama 12 jam.

4

Perbanyak Minum

Memperbanyak minum air mineral selama 72 jam setelah donor darah untuk mengembalikan stamina.

5

Khusus Wanita

Bagi wanita yang ingin mendonorkan darah, dianjurkan berdonor darah satu pekan setelah menstruasi.